Jika kau bahagia bersamaku
Maka tetaplah bersamaku
Jika kau senang kehadiranku
Maka sambutlah aku
Jika kau terhibur candaku
Maka tetaplah dekat denganku
Tiap air mataku akan menggantikan air matamu
Tiap kebahagiaanku akan tergantikan kebahagiaanmu
Mimpiku akan terus hidup dalam mimpi indahmu
Walau ada kesempatan untukku jatuh
Aku akan bangkit dan memegang tanganmu sambil tersenyum
Meski ada hal kecil yang menyakitiku
Aku tetap bersamamu dengan segala kasih sayangku
Kita mungkin berakhir dengan bahagia
Melangkah bersama di jalan yang sama pula
Atau mungkin berakhir dengan berbeda
Di jalan yang saling berjauhan
Tapi kita juga masih ingat
Kenangan yang kau miliki bersamaku
Dengan canda segar dariku
Walau kadang tidak lucu
Dan kita tetap ingat
Kenangan yang kumiliki bersamamu
Dengan tawa dan senyum
Yang kau tunjukkan padaku
Aku berharap apapun yang terjadi
Itu takkan merubah perasaanku kepadamu
Dan begitu pula dengan
Jika aku tidak sempat meluangkan waktuku untuk bersamamu
Maka maafkanlah kakakmu ini
Aku tak ingin kau kecewa pada kakak
Aku tak ingin kau marah pada kakak
Akan tetapi jika memang benar aku terbukti melukaimu
Maka bencilah kakak
Hingga tiada kata yang bisa kakak ucap
Selain maafkan aku
Maafkan aku
Maafkan aku
Aku ingin kau bahagia
Menjaga agar senyuman itu tetap terlukis di wajahmu
Menjaga agar kebahagiaan tetap di hatimu
Menjaga agar kau tak menyesal memiliki kakak sepertiku
Kakak kan slalu di sini menyayangimu
Tak peduli sampai kapanpun
Meski itu adalah hal terakhir yang bisa kakak lakukan
Untuk membahagiakanmu
Sebuah ungkapan yg hanya hati merasakannya dan air mata yg mengutarakannya. Ketika cinta datang menyapa, tak ada lagi alasan untuk kesepian. Dan ketika cinta pergi menjauh, hanya kehampaan yang menemani tangisan. Sebuah puisi yang terangkai dari ungkapan hati yang memiliki rasa dan emosi. NB : Yang tertulis di sini adalah sebuah ungkapan perasaan. bukan untuk diratapi melainkan untuk memotivasi diri supaya lebih baik lagi...
Sabtu, 26 Oktober 2013
Jumat, 25 Oktober 2013
ADIKKU II
Hari yang ku lalui tak seindah bersamamu
Mimpi yang menghiasi tak semanis memimpikanmu
Senyum yang ku dapat tak semenawan senyumanmu
Kau sangatlah berarti untukku
Kehidupanku lebih sempurna dengan kehadiranmu
Inginnya selalu di dekatmu
Menjagamu saat tidur
Menghiburmu saat kau gelisah
Memanjakanmu saat kau gundah
Memelukmu saat kau rapuh
Menemanimu saat kau sendiri
Dan masih banyak lagi yang ingin kulakukan untukmu
Namun semua itu masih belum cukup kulakukan secara sempurna
Karena keterbatasan waktu dan terhalang jarak
Kadang aku bertanya pada diriku sendiri
Kenapa kita tak berada di tempat yang sama
Kenapa kita terpisah sangat jauh
Kenapa saat aku ingin lebih lama denganmu waktu terlalu cepat berlalu
Kenapa?
Saat aku ingin bahagia bersamamu
Saat aku ingin mewujudkan keinginanmu
Saat aku ingin mendengar bagian menyenangkan dalam kisah hidupmu
Kenapa waktu tak memberi kesempatan lebih lama untuk di sampingmu
Aku tak berdaya menahan rindu ini
Aku tak kuasa menahan diriku untuk slalu tahu bagaimana keadaanmu tiap detiknya
Aku terlalu rapuh untuk sekedar memikirkan suatu saat kau melupakanku
Aku lemah..
Tanpamu di sisi aku hidup tak karuan
Ketika makan aku rindu saat aku makan bersamamu
Ketika nonton tv aku rindu saat aku nonton bersamamu
Ketika berjalanpun aku rindu saat aku berjalan bersamamu
Tiap yang ku lalui di sini
Itu mengingatkanku akan di sana bersamamu
Canda dan tawamu itu yang paling ku rindukan
Sampai detik ini aku masih memikirkanmu
Adikku...
Aku menyayangimu seperti dulu
Saat kemarin
Hari ini
Dan selamanya
Karena kau berharga bagiku
Dan akan selalu, tetap, setia merindukanmu
Karena memang itu sudah menjadi kebiasaanku ketika jauh darimu
Jaga dirimu baik-baik
Kakakmu di sini tak pernah berhenti memikirkanmu
Rasa cemas dan khawatir slalu menyelimuti hatiku
Kakak menyayangimu...
Mimpi yang menghiasi tak semanis memimpikanmu
Senyum yang ku dapat tak semenawan senyumanmu
Kau sangatlah berarti untukku
Kehidupanku lebih sempurna dengan kehadiranmu
Inginnya selalu di dekatmu
Menjagamu saat tidur
Menghiburmu saat kau gelisah
Memanjakanmu saat kau gundah
Memelukmu saat kau rapuh
Menemanimu saat kau sendiri
Dan masih banyak lagi yang ingin kulakukan untukmu
Namun semua itu masih belum cukup kulakukan secara sempurna
Karena keterbatasan waktu dan terhalang jarak
Kadang aku bertanya pada diriku sendiri
Kenapa kita tak berada di tempat yang sama
Kenapa kita terpisah sangat jauh
Kenapa saat aku ingin lebih lama denganmu waktu terlalu cepat berlalu
Kenapa?
Saat aku ingin bahagia bersamamu
Saat aku ingin mewujudkan keinginanmu
Saat aku ingin mendengar bagian menyenangkan dalam kisah hidupmu
Kenapa waktu tak memberi kesempatan lebih lama untuk di sampingmu
Aku tak berdaya menahan rindu ini
Aku tak kuasa menahan diriku untuk slalu tahu bagaimana keadaanmu tiap detiknya
Aku terlalu rapuh untuk sekedar memikirkan suatu saat kau melupakanku
Aku lemah..
Tanpamu di sisi aku hidup tak karuan
Ketika makan aku rindu saat aku makan bersamamu
Ketika nonton tv aku rindu saat aku nonton bersamamu
Ketika berjalanpun aku rindu saat aku berjalan bersamamu
Tiap yang ku lalui di sini
Itu mengingatkanku akan di sana bersamamu
Canda dan tawamu itu yang paling ku rindukan
Sampai detik ini aku masih memikirkanmu
Adikku...
Aku menyayangimu seperti dulu
Saat kemarin
Hari ini
Dan selamanya
Karena kau berharga bagiku
Dan akan selalu, tetap, setia merindukanmu
Karena memang itu sudah menjadi kebiasaanku ketika jauh darimu
Jaga dirimu baik-baik
Kakakmu di sini tak pernah berhenti memikirkanmu
Rasa cemas dan khawatir slalu menyelimuti hatiku
Kakak menyayangimu...
Kamis, 24 Oktober 2013
AKU BILANG
Aku bilang kau adalah tempatku tuk pulang
Tanpa kau di sini aku kehilangan jalan kembali
Aku bilang kau adalah bintang hatiku
Tanpa kau di sini aku kehilangan keindahan
Aku bilang kau adalah permata cahaya
Tanpa kau di sini aku hilang dalam kegelapan
Aku bilang kau adalah tempat terindah
Tanpa kau di sini aku tak tahu dimana
Aku bilang kau adalah bunga tamanku
Tanpa kau di sini aku lupa keharumanmu
Aku bilang kau adalah pelangi jiwaku
Tanpa kau di sini aku kehilangan ceria
Aku bilang kau adalah kebahagiaanku
Tanpa kau di sini aku dalam kesedihan
Aku bilang kau adalah separuh nafasku
Tanpa kau di sini aku merasa sesak
Aku bilang kau adalah kehidupanku
Tanpa kau di sini aku dekat kematian
Aku bilang kau adalah segalanya
Tanpa kau di sini aku kehilangan semua
Aku tahu bahwa akan datang hari dimana
Kau mampu bahagia tanpa ku di sisimu
Kau mampu tertawa tanpa ku menghiburmu
Kau mampu bercanda tanpa ku mengajarimu
Itu semua sudah menjadi jalan yang kau pilih
Bahwa kau sudah terbiasa jauh dariku
Sudah terbiasa lupa akan siapa aku
Dalam hatiku pastinya akan kecewa
Namun itu juga akan menyakitiku
Meski mencoba untuk tersenyum
Dan bilang "aku baik-baik saja"
Itu juga tetap menyakitkan bagiku
Kau tak pernah tahu keseharianku
Coba sibukkan diri meski hal itu sulit
Karena aku tetap memikirkanmu
Sampai ada saat-saat aku pernah ragu
Kau pernah merindukanku
Kau slalu menyayangiku
Kau ingin slalu di sampingku
Pastinya juga tak luput darimu
Bahwa kau pernah marah dan kecewa padaku
Tapi aku kesampingkan itu semua
Karena kau adik yang paling berharga
Karena kau adik yang paling ku sayang
Karena kau adik yang paling ku cinta
Meski teramat menyiksa sekalipun
Aku tetap berada di sampingmu
Meski kasih sayangmu suatu saat akan pudar
Aku tetap setia menjaga sayangku untukmu
Dan janji tetaplah janji
Aku lebih baik mati dari pada mengingkarinya
Tanpa kau di sini aku kehilangan jalan kembali
Aku bilang kau adalah bintang hatiku
Tanpa kau di sini aku kehilangan keindahan
Aku bilang kau adalah permata cahaya
Tanpa kau di sini aku hilang dalam kegelapan
Aku bilang kau adalah tempat terindah
Tanpa kau di sini aku tak tahu dimana
Aku bilang kau adalah bunga tamanku
Tanpa kau di sini aku lupa keharumanmu
Aku bilang kau adalah pelangi jiwaku
Tanpa kau di sini aku kehilangan ceria
Aku bilang kau adalah kebahagiaanku
Tanpa kau di sini aku dalam kesedihan
Aku bilang kau adalah separuh nafasku
Tanpa kau di sini aku merasa sesak
Aku bilang kau adalah kehidupanku
Tanpa kau di sini aku dekat kematian
Aku bilang kau adalah segalanya
Tanpa kau di sini aku kehilangan semua
Aku tahu bahwa akan datang hari dimana
Kau mampu bahagia tanpa ku di sisimu
Kau mampu tertawa tanpa ku menghiburmu
Kau mampu bercanda tanpa ku mengajarimu
Itu semua sudah menjadi jalan yang kau pilih
Bahwa kau sudah terbiasa jauh dariku
Sudah terbiasa lupa akan siapa aku
Dalam hatiku pastinya akan kecewa
Namun itu juga akan menyakitiku
Meski mencoba untuk tersenyum
Dan bilang "aku baik-baik saja"
Itu juga tetap menyakitkan bagiku
Kau tak pernah tahu keseharianku
Coba sibukkan diri meski hal itu sulit
Karena aku tetap memikirkanmu
Sampai ada saat-saat aku pernah ragu
Kau pernah merindukanku
Kau slalu menyayangiku
Kau ingin slalu di sampingku
Pastinya juga tak luput darimu
Bahwa kau pernah marah dan kecewa padaku
Tapi aku kesampingkan itu semua
Karena kau adik yang paling berharga
Karena kau adik yang paling ku sayang
Karena kau adik yang paling ku cinta
Meski teramat menyiksa sekalipun
Aku tetap berada di sampingmu
Meski kasih sayangmu suatu saat akan pudar
Aku tetap setia menjaga sayangku untukmu
Dan janji tetaplah janji
Aku lebih baik mati dari pada mengingkarinya
Rabu, 23 Oktober 2013
YANG KU RASA
Kurasakan kegelisahan hatiku
Merindukanmu di tiap hembusan nafasku
Tak kusangka rasa di hatiku
Begitu menyiksa keseharianku
Mimpi yang menghiasi tidurku
Coba menghibur hati
Walau terlalu dini untuk percaya
Kau masih ada di sampingku
Adakah satu kenangan tersirat
Dalam benak yang mengganggumu
Untuk sejenak kau ingat
Aku di sini setia menyayangimu
Dan aku indahkan perasaan
Menjaga kebahagiaan di hatimu
Bukan hanya sebatas kenangan
Ku harapkan abadi untuk mencintaimu
Merindukanmu di tiap hembusan nafasku
Tak kusangka rasa di hatiku
Begitu menyiksa keseharianku
Mimpi yang menghiasi tidurku
Coba menghibur hati
Walau terlalu dini untuk percaya
Kau masih ada di sampingku
Adakah satu kenangan tersirat
Dalam benak yang mengganggumu
Untuk sejenak kau ingat
Aku di sini setia menyayangimu
Dan aku indahkan perasaan
Menjaga kebahagiaan di hatimu
Bukan hanya sebatas kenangan
Ku harapkan abadi untuk mencintaimu
Selasa, 22 Oktober 2013
UNTUKNYA
Aku tak tahu apa yang sedang ku pikirkan sekarang
Kemarin aku datang dengan harapan besar
Bahwa hari ini bisa membawa kebahagiaan untuknya
Namun detik demi detik berlalu
Tak jua ku lihat di wajah manisnya penuh dengan bahagia
Tak sedikitpun aku cari segala cara untuk menghiburnya
Mulai dari candaan konyol hingga lelucon garing
Semua itu ku lakukan agar dia terhibur
Agar aku menepati janjiku bahwa akan bercanda dengannya
Meski hanya sedikit waktu yang ku punya...tetapi
Aku ingin saat-saat seperti ini menjadi hal-hal yang terkenang
Menjadi hal-hal yang tak terlupakan untuknya
Biar tak ada penyesalan di benakku setelah meninggalkannya
Hingga waktu yang tak pasti untuk kami bertemu kembali
Aku bersedia melakukan apapun agar dia tertawa
Aku setia membahagiakannya meski itu hal yang jauh
Akan tetapi demi dia aku tak ingin menyerah sekarang
Siapalah aku yang pantas mengeluh padanya
Dan pantaskah aku jika harus mengakhiri ini semua
Hanya dia pengobat rinduku yang menusuk ini
Hanya dia penyemangat hidupku yang hampir hilang
Dan hanya dia satu-satunya alasanku berada di sini
Sampai kapanpun aku tetap menyayanginya
Hingga jiwa dan raga ini terlalu rapuh untuk berjalan bersamanya
Kemarin aku datang dengan harapan besar
Bahwa hari ini bisa membawa kebahagiaan untuknya
Namun detik demi detik berlalu
Tak jua ku lihat di wajah manisnya penuh dengan bahagia
Tak sedikitpun aku cari segala cara untuk menghiburnya
Mulai dari candaan konyol hingga lelucon garing
Semua itu ku lakukan agar dia terhibur
Agar aku menepati janjiku bahwa akan bercanda dengannya
Meski hanya sedikit waktu yang ku punya...tetapi
Aku ingin saat-saat seperti ini menjadi hal-hal yang terkenang
Menjadi hal-hal yang tak terlupakan untuknya
Biar tak ada penyesalan di benakku setelah meninggalkannya
Hingga waktu yang tak pasti untuk kami bertemu kembali
Aku bersedia melakukan apapun agar dia tertawa
Aku setia membahagiakannya meski itu hal yang jauh
Akan tetapi demi dia aku tak ingin menyerah sekarang
Siapalah aku yang pantas mengeluh padanya
Dan pantaskah aku jika harus mengakhiri ini semua
Hanya dia pengobat rinduku yang menusuk ini
Hanya dia penyemangat hidupku yang hampir hilang
Dan hanya dia satu-satunya alasanku berada di sini
Sampai kapanpun aku tetap menyayanginya
Hingga jiwa dan raga ini terlalu rapuh untuk berjalan bersamanya
Senin, 21 Oktober 2013
HILANG DALAM GELAP
Dari suara hati yang menjelma menjadi kasih yang terbina
Di tengah suramnya lautan asmara menitih janji seribu kata
Namun tak jua dapat diduga kisah indah berakhir derita
Dulu yang ku ingat senyumanmu masih tertera di jendela hatiku
Dengan tawa yang khas darimu kau timang aku dalam pelukmu
Tak ku sangka dari sebuah harapan mengubah yang nyata jadi kenangan
Berlalu begitu cepat berangan tiada kesadaran dalam pikiran
Akan aku bawa kemana perasaan ini
Mengetuk pintu hati yang tak terbuka
Hingga kesepian yang berbeda menepi di sisi air mataku
Bilamana kau sungguh tak peduli
Mencampakkan hati yang menyayangi
Usahlah kau buat diriku berlari mengejar impian yang tak pasti
Dan aku relakan perjuanganku menyematkan kasihku dalam hatimu
Walau doaku masih ingin bersama
Namun hakikatnya yang ku ada satu jasad satu nyawa satu cinta
Kalaupun aku akan terluka lagi
Biarlah aku mati
Bersama cinta yang setia menemani di hati...
Di tengah suramnya lautan asmara menitih janji seribu kata
Namun tak jua dapat diduga kisah indah berakhir derita
Dulu yang ku ingat senyumanmu masih tertera di jendela hatiku
Dengan tawa yang khas darimu kau timang aku dalam pelukmu
Tak ku sangka dari sebuah harapan mengubah yang nyata jadi kenangan
Berlalu begitu cepat berangan tiada kesadaran dalam pikiran
Akan aku bawa kemana perasaan ini
Mengetuk pintu hati yang tak terbuka
Hingga kesepian yang berbeda menepi di sisi air mataku
Bilamana kau sungguh tak peduli
Mencampakkan hati yang menyayangi
Usahlah kau buat diriku berlari mengejar impian yang tak pasti
Dan aku relakan perjuanganku menyematkan kasihku dalam hatimu
Walau doaku masih ingin bersama
Namun hakikatnya yang ku ada satu jasad satu nyawa satu cinta
Kalaupun aku akan terluka lagi
Biarlah aku mati
Bersama cinta yang setia menemani di hati...
Minggu, 20 Oktober 2013
TERINGAT
Kau pulangkan madu kasih ke cahaya senja
Matamu menusuk kedalam rapuhnya mekar rasa
Luka yang menjadi hantu di jiwa
Menitih jahitan siksa yang sempurna
Jeritan hati tertabur di aroma sepi
Setinggi mawar terbang di pelangi
Menjadi layu hujan tak membasahi
Kiranya duri tak bisa tajam lagi
Karena dulu aku pernah terluka
Mana mungkin kini tak mencinta
Bertahta di atas mahligai cinta
Mencoba bahagia meski sukar rasanya
Sayang aku rela turutkan hatiku
Menunggu hingga pasir dan debu
Membutakan mata yang memandangmu
Dan menggelapkan dunia indahku
Secepat dan lambatnya sang waktu
Menyadarkanmu dan menghargai aku
Kasih aku lebih sekedar berharap
Kebahagiaan cinta di kelamnya jiwa
Menata janji di puing-puing kehampaan cinta
Semudahnya sepi menyerbak di hariku
Menampar aku dalam kesadaranku
Kini aku sudi berterus terang
Setelah waktu menghimpit keadaanku
Tak bisa melupakan wajah ayumu
Yang masih tersela di ingatan semu
Matamu menusuk kedalam rapuhnya mekar rasa
Luka yang menjadi hantu di jiwa
Menitih jahitan siksa yang sempurna
Jeritan hati tertabur di aroma sepi
Setinggi mawar terbang di pelangi
Menjadi layu hujan tak membasahi
Kiranya duri tak bisa tajam lagi
Karena dulu aku pernah terluka
Mana mungkin kini tak mencinta
Bertahta di atas mahligai cinta
Mencoba bahagia meski sukar rasanya
Sayang aku rela turutkan hatiku
Menunggu hingga pasir dan debu
Membutakan mata yang memandangmu
Dan menggelapkan dunia indahku
Secepat dan lambatnya sang waktu
Menyadarkanmu dan menghargai aku
Kasih aku lebih sekedar berharap
Kebahagiaan cinta di kelamnya jiwa
Menata janji di puing-puing kehampaan cinta
Semudahnya sepi menyerbak di hariku
Menampar aku dalam kesadaranku
Kini aku sudi berterus terang
Setelah waktu menghimpit keadaanku
Tak bisa melupakan wajah ayumu
Yang masih tersela di ingatan semu
Langganan:
Postingan (Atom)