Di sebalik pintu hati ini
Ada coretan nama yang tersimpan
Nama dari seorang insan
Insan yang aku sayang
Di pusaran mahligai jiwaku
Mengembang kasih untukmu
Seolah tiada jenuh pikiran
Kau yang jadi kenangan
Kini tinggallah diriku sendirian
Bermimpi di atas rapuhnya harapan
Hanya di temani suara sepinya malam
Mengenang bersamamu dalam ingatan
Selamilah perasaan terdalam
Kau kan temukan berjuta kerinduan
Bersama isak tangis malam
Kau yang jadi harapan
Pulanglah kasih pulanglah sayang
Aku rindu akan belaian
Menghangatkan batin yang mulai dingin
Beradu dengan cuaca musim hujan
Kasih tepiskanlah sebuah khayalan
Membayangkan kita kembali bersama
Jadikan itu sebuah kenyataan
Berdiri di sisiku sepanjang jalan
Aku berjanji menantikanmu pulang
Bersama cinta di singgasana jiwa
Tak ku biarkan setetes air mataku
Sia-sia menahan rindu hanya untukmu
Kau yang teramat aku sayangi
Coba buka tirai kamar hati
Mungkin jika kau mendengar doaku
Kembalilah tuk mengulang kisah indah bersamaku
Sebuah ungkapan yg hanya hati merasakannya dan air mata yg mengutarakannya. Ketika cinta datang menyapa, tak ada lagi alasan untuk kesepian. Dan ketika cinta pergi menjauh, hanya kehampaan yang menemani tangisan. Sebuah puisi yang terangkai dari ungkapan hati yang memiliki rasa dan emosi. NB : Yang tertulis di sini adalah sebuah ungkapan perasaan. bukan untuk diratapi melainkan untuk memotivasi diri supaya lebih baik lagi...
Sabtu, 11 Januari 2014
Jumat, 27 Desember 2013
RASAKU SELAMANYA
Kau yang jauh di sana
Dengarlah hatiku ingin bicara
Tak melewatkan Satu kata yang memiliki makna
Kau akan ku cinta selamanya
Kau yang sedang ku rindu
Dalam mimpi adakah kau dengar doaku
Akan ku simpan kasihku untukmu
Bersama harapan dalam hatiku
Aku luahkan perasaan
Sedari dulu tiada tercurahkan
Hingga tak mampu tuk bertahan
Mencintaimu ialah kebahagiaan
Biarkan langit tak lagi bercahaya
Bahkan bumi berhenti berputar
Aku senantiasa menjaga
Agar sayangku abadi selamanya
Kamis, 26 Desember 2013
JAUH DARI PANDANGAN
Siapa kan mau tahu
Cinta yang semula ku puja
Kini menyiksa jiwa
Siapa kan mau peduli
Kasih yang bermula bahagia
Kini menghapus tawa
Dulu ku kira semudah mimpi
Membentuk angan dengan akal dan budi
Seperti harapanku kepadamu
Gejolak di dada yang kurasakan untukmu
Bila memang kau berperasaan
Tidakkah kau paham kehadiranku
Coba mengisi hari-harimu yang hampa
Hanya melawan teman sepimu
Kau pikir aku tak terluka
Setelah sekian lama di sisimu
Kau pergi tanpa sepatah kata
Meninggalkan kenangan dan air mata
Kau pikir aku tak kecewa
Usahaku buatmu bahagia
Memandangnya sebelah mata
Tanpa hatimu merasa iba
Inikah yang kau inginkan
Walau benar yang kau rasakan
Aku masih mencintaimu sepenuh hati
Hal apa yang bisa ku katakan
Ketika ini keputusan terakhirmu
Menjauh dan meninggalkanku
Aku kan kabulkan satu pintamu
Jauh dari pandangan mataku
Meski aku masih peduli seperti dulu
Hakikatnya yang ku bilang padamu
Aku masih setia menunggumu
Cinta yang semula ku puja
Kini menyiksa jiwa
Siapa kan mau peduli
Kasih yang bermula bahagia
Kini menghapus tawa
Dulu ku kira semudah mimpi
Membentuk angan dengan akal dan budi
Seperti harapanku kepadamu
Gejolak di dada yang kurasakan untukmu
Bila memang kau berperasaan
Tidakkah kau paham kehadiranku
Coba mengisi hari-harimu yang hampa
Hanya melawan teman sepimu
Kau pikir aku tak terluka
Setelah sekian lama di sisimu
Kau pergi tanpa sepatah kata
Meninggalkan kenangan dan air mata
Kau pikir aku tak kecewa
Usahaku buatmu bahagia
Memandangnya sebelah mata
Tanpa hatimu merasa iba
Inikah yang kau inginkan
Walau benar yang kau rasakan
Aku masih mencintaimu sepenuh hati
Hal apa yang bisa ku katakan
Ketika ini keputusan terakhirmu
Menjauh dan meninggalkanku
Aku kan kabulkan satu pintamu
Jauh dari pandangan mataku
Meski aku masih peduli seperti dulu
Hakikatnya yang ku bilang padamu
Aku masih setia menunggumu
Selasa, 24 Desember 2013
ADIKKU III
Adikku
Dalam hati ini banyak yang kurasakan padamu
Sayang dan rindu adalah yang paling besar
Mengenal masa kecilmu hingga dewasamu
Tak pernah pun aku jujur akan hatiku sebenarnya
Bahwa keacuhan diriku yang kau rasakan
Kenyataannya ku ingin kau perhatikan
Bahwa kediaman diriku yang kau lihat
Sejujurnya ingin mengatakan
Aku sangat mencintaimu
Aku sangat merindukanmu
Dan terlebih aku sangat menyayangimu
Karena kau adikku
Kehadiranmu sangat ku inginkan
Meski tak ku ungkapkan
Dirimu yang ku harapkan dalam kesendirianku
Walau kau takkan pernah tahu kebenarannya
Tanpamu di sisiku
Tanpa senyum manismu itu
Tanpa tawa khas darimu
Bahwa senantiasa memikirkanmu
Sebagai seorang kakak yang rindu akan sosokmu
Adikku
Mungkin sebagai kakak aku belum bisa bahagiakanmu
Menemanimu disaat kesepian
Menjagamu disaat kau sendiri
Hadir untukmu saat kau butuh
Aku sadar belum bisa menjadi sesempurna kakak yang kau harapkan
Namun hakikatnya bila ada pilihan
Aku akan memilih bersamamu
Menghabiskan waktu denganmu
Adikku
Maaf atas waktu yang terbuang tanpaku di sisimu
Maaf bila kau merasa ku lupakan
Maaf jika kau aku tinggalkan
Dan sejatinya hatiku masih tertinggal di sana
Berharap suatu saat kau akan mengerti
Aku kan selalu mencintaimu
Seperti dulu saat kita bersama
Dan akan tetap sama meski kita terpisah
Kau adalah adikku yang paling ku sayang
Hilangnya harta dan dunia tak mengapa
Akan tetapi jika kehilanganmu
Itu di luar batas kemampuanku untuk bahagia
Karena aku membutuhkanmu
Jadi jangan tinggalkan aku
Jangan berhenti menyayangiku
Dari seluruh cita-cita yang ku impikan
Salah satunya menjadi kakak yang kau harapkan
Aku sayang kamu, adikku
Sampai detik ini kaulah yang ku rindukan
Hatiku akan tetap tertuju padamu
Tak lagi aku ingkari perasaan
Memang kau yang bisa buatku bahagia
Terasa nyaman di dekatmu
Dan aku beruntung memilikimu
Aku mencintaimu
Dalam hati ini banyak yang kurasakan padamu
Sayang dan rindu adalah yang paling besar
Mengenal masa kecilmu hingga dewasamu
Tak pernah pun aku jujur akan hatiku sebenarnya
Bahwa keacuhan diriku yang kau rasakan
Kenyataannya ku ingin kau perhatikan
Bahwa kediaman diriku yang kau lihat
Sejujurnya ingin mengatakan
Aku sangat mencintaimu
Aku sangat merindukanmu
Dan terlebih aku sangat menyayangimu
Karena kau adikku
Kehadiranmu sangat ku inginkan
Meski tak ku ungkapkan
Dirimu yang ku harapkan dalam kesendirianku
Walau kau takkan pernah tahu kebenarannya
Tanpamu di sisiku
Tanpa senyum manismu itu
Tanpa tawa khas darimu
Bahwa senantiasa memikirkanmu
Sebagai seorang kakak yang rindu akan sosokmu
Adikku
Mungkin sebagai kakak aku belum bisa bahagiakanmu
Menemanimu disaat kesepian
Menjagamu disaat kau sendiri
Hadir untukmu saat kau butuh
Aku sadar belum bisa menjadi sesempurna kakak yang kau harapkan
Namun hakikatnya bila ada pilihan
Aku akan memilih bersamamu
Menghabiskan waktu denganmu
Adikku
Maaf atas waktu yang terbuang tanpaku di sisimu
Maaf bila kau merasa ku lupakan
Maaf jika kau aku tinggalkan
Dan sejatinya hatiku masih tertinggal di sana
Berharap suatu saat kau akan mengerti
Aku kan selalu mencintaimu
Seperti dulu saat kita bersama
Dan akan tetap sama meski kita terpisah
Kau adalah adikku yang paling ku sayang
Hilangnya harta dan dunia tak mengapa
Akan tetapi jika kehilanganmu
Itu di luar batas kemampuanku untuk bahagia
Karena aku membutuhkanmu
Jadi jangan tinggalkan aku
Jangan berhenti menyayangiku
Dari seluruh cita-cita yang ku impikan
Salah satunya menjadi kakak yang kau harapkan
Aku sayang kamu, adikku
Sampai detik ini kaulah yang ku rindukan
Hatiku akan tetap tertuju padamu
Tak lagi aku ingkari perasaan
Memang kau yang bisa buatku bahagia
Terasa nyaman di dekatmu
Dan aku beruntung memilikimu
Aku mencintaimu
Selasa, 17 Desember 2013
MENYAYANGIKU
Kau yang ku harapkan kehadiranmu
Menemaniku lewati kesedihan hati
Karena luka yang lalu melebar lagi
Silahkan kau balut dengan kasihmu
Sejenak bersandiwara menyusun tawa
Hapuskan resah yang tinggal di hati
Agar hari-hari tak melawan air mata
Membohongi diri bahwa sedang berduka
Aku coba ikuti jejak langkahmu
Membawaku ke singgasana cinta
Kau ketuk pintu hatiku yang terbuka
Tersadar kau buat ku jatuh cinta
Jiwa tanpa kasih adalah hampa
Mungkin nyata jika kau tinggalkan
Namun sepi khayalan seperti itu
Karena kau sangat menyayangiku
Takkan ku sia-siakan perjuanganmu
Berada di sisiku walau kau jua rapuh
Kan ku tuntun kau atas semua pertanyaan
Bahwa jawaban yang kau cari di dalam perasaan
Menemaniku lewati kesedihan hati
Karena luka yang lalu melebar lagi
Silahkan kau balut dengan kasihmu
Sejenak bersandiwara menyusun tawa
Hapuskan resah yang tinggal di hati
Agar hari-hari tak melawan air mata
Membohongi diri bahwa sedang berduka
Aku coba ikuti jejak langkahmu
Membawaku ke singgasana cinta
Kau ketuk pintu hatiku yang terbuka
Tersadar kau buat ku jatuh cinta
Jiwa tanpa kasih adalah hampa
Mungkin nyata jika kau tinggalkan
Namun sepi khayalan seperti itu
Karena kau sangat menyayangiku
Takkan ku sia-siakan perjuanganmu
Berada di sisiku walau kau jua rapuh
Kan ku tuntun kau atas semua pertanyaan
Bahwa jawaban yang kau cari di dalam perasaan
Senin, 16 Desember 2013
BERKACA DALAM LUKA
Ku hilang dalam lamunan
Yang menyatakan kesendirian
Bahwa terlalu sakit di antaranya
Mengenang sendiri kenangan lama
Tak sampai ke pintu bahagiaku
Cinta harus sirna di ramainya suasana
Pedulikah nyatanya ia denganku
Membalut luka belum sembuh jua
Harapan yang ku coba terbangkan
Menyapanya walau hanya senyuman
Seberat inikah yang di terima perasaan
Diri berkaca dalam kelukaan
Kemana perginya tawa yang menyertai
Iringan doa di tiap cerita cinta
Meski hanya setetes air mata menyelimuti
Tapi tetap sakit dirasakan sedalamnya
Bukan karena kasih aku bertahan
Menghangatkan dinginnya perasaannya
Bukan karena cinta pula aku berdiam
Membisu atas hati yang ia bungkam
Olehnya perngorbanan aku melepasnya
Menahan diri meski duri menerpa
Terpaksa menyerah walau jiwa tersiksa
Karena pun aku menyayanginya
Telah ku timbang keputusan
Hal yang menjadi pilihannya bahagia
Biarpun tak bersamanya aku relakan
Alasan apapun hati tetap berduka
Minggu, 01 Desember 2013
KASIHKU ABADI
Ku mohon dengarkanlah
Hatiku bersuara mesra
Mengagumi keanggunan
Sikap manismu padaku
Ku mohon rasakanlah
Rindu yang sedalamnya
Hanya menyapa sepi
Tanpa dirimu di sisi
Aku kehilangan
Arti kebahagiaan sesungguhnya
Bila dirimu kejauhan
Meninggalkanku sendirian
Aku merindukan
Kenangan kita bersama
Bila memang tlah tersurat
Kita di haruskan berpisah
Dan aku relakan
Aku ikhlaskan
Menemanimu walau sebentar
Bagiku lama melupakan
Kau bunga hatiku
Kan slalu ku cintai
Meski tak bersamaku
Percayalah kasihku abadi
Hatiku bersuara mesra
Mengagumi keanggunan
Sikap manismu padaku
Ku mohon rasakanlah
Rindu yang sedalamnya
Hanya menyapa sepi
Tanpa dirimu di sisi
Aku kehilangan
Arti kebahagiaan sesungguhnya
Bila dirimu kejauhan
Meninggalkanku sendirian
Aku merindukan
Kenangan kita bersama
Bila memang tlah tersurat
Kita di haruskan berpisah
Dan aku relakan
Aku ikhlaskan
Menemanimu walau sebentar
Bagiku lama melupakan
Kau bunga hatiku
Kan slalu ku cintai
Meski tak bersamaku
Percayalah kasihku abadi
Langganan:
Postingan (Atom)